sekolahbengkulu.com

Loading

tulisan tangan contoh surat izin tidak masuk sekolah

tulisan tangan contoh surat izin tidak masuk sekolah

Contoh Surat Cuti Sekolah Tulisan Tangan: Panduan Lengkap dan Template

Menulis surat izin tidak masuk sekolah dengan tulisan tangan adalah keterampilan dasar yang penting bagi siswa dan orang tua. Meskipun komunikasi digital semakin umum, surat izin tulis tangan tetap relevan, terutama untuk membangun kesan formal dan pribadi. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang cara menulis surat izin tidak masuk sekolah yang baik dan benar, lengkap dengan contoh dan template yang bisa digunakan.

Mengapa Surat Izin Tulis Tangan Masih Relevan?

Di era digital ini, mungkin timbul pertanyaan mengapa harus repot menulis surat izin dengan tangan. Berikut beberapa alasannya:

  • Kesan Formal dan Serius: Surat tulis tangan menunjukkan bahwa orang tua atau wali murid meluangkan waktu dan usaha untuk memberitahukan ketidakhadiran anak. Hal ini memberikan kesan lebih formal dan menunjukkan keseriusan alasan izin.
  • Keterbatasan Akses Digital: Tidak semua keluarga memiliki akses internet atau perangkat yang memadai untuk mengirim email atau pesan online. Surat tulis tangan menjadi alternatif yang paling mudah dan terjangkau.
  • Kebijakan Sekolah: Beberapa sekolah mungkin memiliki kebijakan khusus yang mewajibkan surat izin ditulis tangan, terutama untuk alasan tertentu.
  • Dokumentasi Fisik: Surat tulis tangan dapat disimpan sebagai dokumentasi fisik, baik oleh pihak sekolah maupun keluarga.

Elemen-Elemen Penting dalam Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Tulis Tangan:

Sebuah surat izin tidak masuk sekolah yang baik harus mencakup elemen-elemen berikut:

  1. Tanggal Surat: Letakkan tanggal surat di bagian pojok kanan atas. Format tanggal yang umum digunakan adalah tanggal/bulan/tahun. Contoh: 26 Oktober 2023.
  2. Tujuan Surat: Tuliskan kepada siapa surat tersebut ditujukan. Gunakan format: “Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru Wali Kelas [Nama Kelas]Dari [Nama Sekolah]”. Contoh: “Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru Wali Kelas VII-A, di SMP Negeri 1 Jakarta”.
  3. Salam Pembukaan: Gunakan salam pembuka yang sopan, seperti “Dengan hormat,” atau “Assalamualaikum Wr. Wb.” (jika sekolah bernuansa Islami).
  4. Identitas Siswa: Sebutkan identitas siswa dengan lengkap, meliputi nama lengkap, kelas, dan nomor induk siswa (NIS) jika ada. Contoh: “Saya yang bertanda tangan di bawah ini, [Nama Lengkap]siswa kelas VII-A, dengan NIS 12345”.
  5. Alasan Izin: Jelaskan alasan mengapa siswa tidak dapat masuk sekolah dengan singkat, jelas, dan jujur. Hindari alasan yang dibuat-buat atau tidak masuk akal. Contoh: “Memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap]tidak dapat masuk sekolah pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, karena sakit.” Alasan lain yang umum meliputi:
    • Sakit (Sertakan surat keterangan dokter jika memungkinkan, terutama untuk izin lebih dari satu hari).
    • Acara keluarga (Pernikahan, pemakaman, dll.).
    • Keperluan mendesak (Berobat, mengurus dokumen penting, dll.).
    • Musibah (Banjir, kebakaran, dll.).
  6. Durasi Izin: Sebutkan secara spesifik berapa lama siswa akan izin tidak masuk sekolah. Contoh: “Izin tidak masuk sekolah ini berlaku selama satu hari, yaitu pada tanggal 26 Oktober 2023.” Jika izin lebih dari satu hari, sebutkan tanggal mulai dan tanggal berakhirnya. Contoh: “Izin tidak masuk sekolah ini berlaku selama dua hari, yaitu pada tanggal 26 Oktober 2023 sampai dengan 27 Oktober 2023.”
  7. Janji untuk Mengerjakan Tugas: Tunjukkan tanggung jawab dengan berjanji akan mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan. Contoh: “Saya akan memastikan anak saya untuk mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan.”
  8. Salam Penutup: Akhiri surat dengan salam penutup yang sopan, seperti “Hormat saya,” atau “Wassalamualaikum Wr. Wb.” (jika menggunakan salam pembuka yang sama).
  9. Tanda Tangan dan Nama Orang Tua/Wali Murid: Orang tua atau wali murid harus menandatangani surat izin dan menuliskan nama lengkap mereka di bawah tanda tangan.

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Tulis Tangan (Alasan Sakit):

[Tanggal Surat: Pojok Kanan Atas]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru Wali Kelas VIII-B
di SMP Harapan Bangsa

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nomor: [Nama Orang Tua/Wali Murid]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]

Adalah orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: VIII-B NIS: [Nomor Induk Siswa] (Jika Ada)

Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Siswa]tidak bisa pergi ke sekolah hari ini, [Hari], [Tanggal] karena sakit.

Saya sudah membawanya ke dokter dan sedang dalam masa pemulihan. Surat keterangan dokter terlampir (Jika Ada).

Saya mohon Bapak/Ibu Guru memberikan izin kepada anak saya untuk tidak mengikuti pelajaran pada hari tersebut. Saya akan memastikan anak saya untuk mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu Guru, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Tulis Tangan (Alasan Acara Keluarga):

[Tanggal Surat: Pojok Kanan Atas]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru Wali Kelas IX-C
di SMA Merdeka

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nomor: [Nama Orang Tua/Wali Murid]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]

Adalah orang tua/wali murid dari:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: IX-C
NIS: [Nomor Induk Siswa] (Jika Ada)

Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Siswa]tidak bisa pergi ke sekolah pada hari itu [Hari]tanggal [Tanggal] sampai dengan [Hari]tanggal [Tanggal]karena ada acara keluarga (pernikahan saudara) di luar kota.

Kami sekeluarga harus menghadiri acara tersebut dan tidak memungkinkan untuk ditinggalkan.

Saya mohon Bapak/Ibu Guru memberikan izin kepada anak saya untuk tidak mengikuti pelajaran pada hari-hari tersebut. Saya akan memastikan anak saya untuk mengejar ketertinggalan pelajaran dan mengerjakan tugas yang diberikan.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu Guru, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Orang Tua/Wali Murid]

Tips Menulis Surat Izin Tulis Tangan yang Baik:

  • Gunakan Kertas Bersih dan Rapi: Hindari menggunakan kertas yang kusut, kotor, atau bekas coretan.
  • Gunakan Tinta Hitam atau Biru: Hindari menggunakan warna tinta yang mencolok atau sulit dibaca.
  • Tulisan Tangan yang Jelas dan Rapi: Pastikan tulisan tangan Anda mudah dibaca dan tidak berantakan. Jika memungkinkan, minta bantuan orang lain untuk memeriksanya.
  • Gunakan Bahasa yang Sopan dan Formal: Hindari menggunakan bahasa gaul atau bahasa informal.
  • Periksa Kembali Sebelum Dikirim: Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan sebelum menyerahkan surat izin ke pihak sekolah.
  • Sertakan Bukti Pendukung (Jika Ada): Jika alasan izin memerlukan bukti pendukung, seperti surat keterangan dokter, sertakan bersama dengan surat izin.
  • Serahkan Surat Izin Tepat Waktu: Usahakan untuk menyerahkan surat izin sesegera mungkin, idealnya sebelum atau pada hari siswa tidak masuk sekolah.

Dengan mengikuti panduan dan contoh di atas, Anda dapat menulis surat izin tidak masuk sekolah tulis tangan yang efektif, sopan, dan informatif. Surat izin yang baik akan membantu menjaga komunikasi yang baik antara orang tua/wali murid dan pihak sekolah, serta memastikan siswa tidak ketinggalan pelajaran secara signifikan.